Perempuan tangguh sering kali dipandang sebagai sosok yang tidak pernah mengeluh dan selalu mampu menghadapi segala situasi sendirian. Namun, di era modern saat ini, makna dari ketangguhan tidak sesederhana itu. Ketangguhan justru terletak pada keberanian perempuan dalam mengambil keputusan, menghadapi tekanan sosial, dan tetap melangkah maju meskipun diiringi keraguan.
Di masa lalu, perempuan yang aktif di luar rumah sering kali menimbulkan stigma negatif dikalangan Masyarakat. Mereka dianggap melanggar perannya sebagai istri atau ibu yang seharusnya aktif didalam rumah. Namun kini, kebebasan perempuan untuk berkembang semakin terbuka lebar. Di sisi lain, kebebasan tersebut juga diiringi dengan tantangan baru, terutama dalam menyeimbangkan peran antara keluarga dan karier. Hal ini menunjukkan bahwa perjuangan Perempuan di era modern ini bukan untuk mendapatkan keistimewaan saja, melainkan untuk memperoleh kesetaraan.
Perempuan di era modern itu mampu hadir dalam berbagai aspek kehidupan, baik sebagai individu, anggota keluarga, maupun bagian dari masyarakat yang menunjukkan Ketangguhannya dalam menjalani kehidupan ini dan tidak meninggalkan perannya sebagai ibu atau istri di rumah.
Dari sudut pandang saya, perempuan tangguh di era modern itu adalah perempuan yang berani mengambil keputusan dan terus bergerak maju agar memperoleh kesetaraan yang adil. Sudah saatnya pandangan masyarakat terhadap perempuan lebih terbuka lagi. Bukan hanya dilihat dari sisi peran kesehariannya saja, namun dilihat dari segi perjuangan dan kontribusinya yang ia berikan setiap harinya baik untuk keluarga maupun Masyarakat luas.
Daftar Pustaka
Profil Perempuan Indonesia 2023. Jakarta: Kemen PPPA
Suryakusuma, J. (2011). Ibuisme Negara: Konstruksi Sosial Keperempuanan Habis Gelap, Terbitlah Terang