SCROLL BOLEH, TAPI JANGAN SAMPAI CELAKA: DISTRAKSI GADGET DI RUANG LABORATORIUM
Bunyi notifikasi ponsel di tengah aktivitas laboratorium sering kali terdengar sepele. Hanya satu pesan yang masuk atau satu notifikasi media sosial yang muncul di layar. Namun di lingkungan laboratorium, satu detik kehilangan fokus bisa berakibat lebih besar dari sekadar pesan yang belum terbaca. Saat ini gadget sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak jarang seseorang secara spontan membuka ponsel untuk sekadar mengecek notifikasi atau menggulir media sosial. Kebiasaan menggulir layar tanpa henti untuk mencari konten baru bahkan dikenal dengan istilah scroll culture.
Penelitian Chiossi (2023) menunjukkan bahwa kebiasaan ini dapat memengaruhi cara kerja otak. Sekitar 40% pengguna mengalami penurunan ingatan prospektif, yaitu kemampuan untuk mengingat sesuatu yang harus dilakukan di masa depan. Selain itu, konsumsi video pendek secara cepat membuat otak harus memproses informasi secara terus menerus sehingga dapat menimbulkan kelelahan kognitif. Di lingkungan kerja seperti laboratorium, kondisi ini tentu perlu menjadi perhatian. Laboratorium merupakan tempat dengan berbagai potensi bahaya, seperti bahan kimia, alat gelas, hingga instrumen analisis yang memerlukan ketelitian tinggi. Bayangkan seorang analis sedang menimbang bahan kimia dengan ketelitian tinggi. Pada saat yang sama, ponselnya berbunyi dan perhatian teralihkan sejenak. Kesalahan kecil seperti salah membaca label reagen, keliru dalam mengukur volume, atau kurang memperhatikan kondisi alat bisa saja terjadi. Hal seperti ini termasuk unsafe action, yaitu tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur kerja dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Keselamatan kerja sebenarnya tidak hanya bergantung pada alat pelindung diri atau prosedur yang sudah ditetapkan. Perilaku dan kedisiplinan pekerja juga memegang peran penting. Distraksi kecil yang terlihat sepele bisa menjadi awal dari kesalahan yang lebih besar. Di era digital seperti sekarang, penggunaan smartphone memang sulit dihindari. Namun penting bagi pekerja laboratorium untuk memahami kapan dan di mana ponsel dapat digunakan. Menggunakan gadget secara bijak adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan kerja. Scroll boleh saja, tetapi jangan sampai mengorbankan fokus saat bekerja. (Azza Fidyani)
Daftar Pustaka:
Kristiawan, R., & Abdullah, R. (2020). Faktor Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja Pada Area Penambangan Batu Kapur Unit Alat Berat PT. Semen Padang. Jurnal Bina Tambang, 5(2).
Chiossi, F., Haliburton, L., Ou, C., Butz, A. M., & Schmidt, A. (2023). Short Form Videos Degrade Our Capacity to Retain Intentions: Effect of Context Switching On Prospective Memory. In Conference on Human Factors in Computing Systems - Proceedings (Vol. 1, Issue 1). Association for Computing Machinery. https://doi.org/10.1145/3544548.3580778