TIGA PILAR SEGITIGA KESEHATAN : RAGA, RASA &, NYAWA
Kesehatan sering kali dipahami hanya sebagai kondisi tubuh yang bebas dari penyakit. Namun, dalam kajian kesehatan modern dan mengadopsi dari keilmuan budaya, kesehatan tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga melibatkan kondisi mental dan hubungan Spiritual kepada Tuhan (kepercayaan). Kesehatan yang utuh merupakan hasil dari keseimbangan antara berbagai dimensi kehidupan manusia yang saling berkaitan.
Kesehatan Raga : Kesehatan fisik mencakup segala sesuatu yang berkaitan dengan tubuh, termasuk olahraga, makanan yang dikonsumsi, multivitamin, mikronutrisi dan makronutrisi, serta asupan air. Menjalani gaya hidup aktif merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan fisik, meskipun bukan satu-satunya faktor, terakhir tidur atau istirahat yang cukup merupakan salah satu hal terpenting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Sleep Foundation menyatakan bahwa tidur berkaitan dengan berbagai kondisi kesehatan mental dan gangguan perkembangan saraf. Sebaliknya, kesehatan mental juga memengaruhi kualitas tidur. Orang yang mengalami kecemasan dan depresi cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih buruk.
Kesehatan Rasa : Kesehatan mental mencakup kesejahteraan emosional seseorang, termasuk pikiran, perasaan, perilaku, emosi, serta cara seseorang berbicara kepada dirinya sendiri. Melakukan aktivitas yang disukai, menghabiskan waktu bersama keluarga/teman, serta berpartisipasi dalam kegiatan komunitas merupakan cara untuk meningkatkan kesehatan mental sekaligus kesehatan sosial.
Kesehatan Nyawa : Merujuk pada dimensi spiritual manusia, yaitu unsur yang memberikan kehidupan, makna, dan tujuan pada keberadaan manusia. Dalam perspektif keilmuan, dimensi ini sering dibahas dalam kajian spiritualitas, teologi, dan filsafat manusia, yang mempelajari kesadaran terdalam manusia mengenai makna hidup, nilai moral, serta hubungannya dengan Tuhan atau realitas yang lebih tinggi.
Manusia tidak cukup hanya sehat secara raga. Manusia harus seimbang antara raga yang terjaga, rasa yang tenang, dan nyawa yang hidup karena iman/kepercayaan. Ketika tiga hal ini seimbang, maka lahirlah manusia yang benar-benar sehat lahir, batin dan rohani. Karena usaha tanpa doa hasilnya sombong, sementara doa tanpa usaha adalah bohong. (Imam Fauzan Nugraha)
Sumber/Pustaka : - Marshall, D. (2022). Unlocking wellness: Navigating the three pillars of the health triangle. National Academy of Sports Medicine. - Tritangtu kasundaan, Rasa, Raga, Nyawa! Budi Dalton. Website : diakses dari https://youtu.be/qFvdxlEbfnM?si=IO6ka-usztuGea0X